Kamis, 18 Desember 2008

PENGGUNAAN SIMPLISIA SEBAGAI PENGGANTI OBAT
Maraknya obat palsu di negeri ini menyebabkan rasa ketidakamanan pada masyarakat terhadap pemakaian obat. Pemakaian obat palsu karena tidak bisa membedakan asli dengan tiruan. Teknologi pemalsuan obat memang sudah begitu hebatnya, bahkan di Padang seorang dokter sekalipun tidak bisa membedakan mana obat yang asli dan palsu.
Trend global masyarakat yang menuntut pangan dan produk kesehatan yang aman dengan slogan ”back to nature”, menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat. Nilai pasar tanaman obat dan berbagai produknya dari jamu tradisional sampai modern (jamu terstandar dan jamu fitofarmaka) di dalam negeri relatif tinggi dan menunjukkan kecenderungan meningkat dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi obat berbasis bahan baku alami, termasuk semakin maraknya penggalian potensi bahan obat dari tanaman baru. Apalagi karena alasan semakin maraknya penyebaran obat palsu di negeri ini.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar